Pariwisata India Tumbuh dengan Infrastruktur Destinasi yang Kuat

Ilustrasi pariwisata india untuk artikel Pariwisata India Tumbuh dengan Infrastruktur Destinasi yang Kuat
0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

Pariwisata India terus menunjukkan laju pertumbuhan kuat, didorong oleh penguatan infrastruktur destinasi dan berbagai inisiatif pemerintah untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Sektor ini kini memanfaatkan keunggulan warisan peradaban, keanekaragaman alam, dan daya tarik spiritual untuk memperluas ekonomi kunjungan.

Ilustrasi pariwisata india untuk artikel Pariwisata India Tumbuh dengan Infrastruktur Destinasi yang Kuat

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menargetkan perbaikan konektivitas, pengembangan fasilitas, serta promosi global untuk meningkatkan pariwisata bernilai tinggi. Upaya tersebut tercermin pada penyelesaian proyek-proyek besar serta lonjakan pendapatan dan kunjungan wisatawan.

Proyek dan pengembangan destinasi

Salah satu program unggulan, Swadesh Darshan, menunjukkan capaian signifikan: 75 proyek telah rampung dari 76 proyek yang disahkan. Total investasi yang disiapkan untuk Swadesh Darshan mencapai lebih dari Rs 5,295.24 crore, tersebar pada 14 sirkuit tematik yang meliputi Buddhist, Coastal, Desert, Eco, Himalayan, North East, Ramayana, Rural, Spiritual, Tribal, dan sirkuit tematik lainnya.

Versi lanjutan, Swadesh Darshan 2.0, mengadopsi pendekatan berfokus pada destinasi dengan penekanan pada pariwisata berkelanjutan dan pengalaman. Sebanyak hampir 53 proyek dengan nilai Rs 2,207.08 crore disahkan untuk memperbaiki perencanaan, infrastruktur, dan pengalaman pengunjung di destinasi yang dipilih.

Selain itu, skema PRASHAD ditujukan untuk memperbaiki fasilitas di tujuan ziarah dan warisan budaya. Sampai saat ini tercatat 54 proyek dengan nilai lebih dari Rs 1,726.24 crore disetujui untuk meningkatkan infrastruktur sambil menjaga makna kultural dan spiritual situs tersebut.

Konektivitas dan aksesibilitas makin baik

Peningkatan jaringan jalan nasional dan modernisasi stasiun kereta menjadi bagian dari strategi memperpendek waktu perjalanan antar destinasi. Perkenalan kereta Vande Bharat, pengembangan bandara, peningkatan konektivitas udara regional melalui skema UDAN, serta pengembangan e-bus dan fasilitas publik semakin mempermudah akses wisatawan.

Rencana Viksit UDAN berikutnya, dengan alokasi lebih dari Rs 28,840 crore, diharapkan memperkuat jaringan penerbangan di kota-kota Tier-2 dan Tier-3 serta wilayah terpencil. Program ini mencakup pengembangan lebih dari 100 aerodrom baru dan 200 helipad, yang bertujuan membuka rute dan destinasi baru untuk pariwisata domestik dan internasional.

Dampak ekonomi dan angka kunjungan

Perbaikan infrastruktur dan program promosi membuahkan hasil nyata dalam kunjungan dan penerimaan. Pada 2024, kunjungan wisatawan domestik mencapai 2.9 miliar, melampaui tingkat sebelum pandemi. Sementara itu, kedatangan wisatawan internasional menyentuh 2.02 crore pada 2025, dan penerimaan pariwisata internasional hampir mencapai $31.7 billion pada tahun yang sama.

Kontribusi sektor pariwisata pada perekonomian juga signifikan: pada FY24, sektor ini memberikan kontribusi Rs 15.73 lakh crore terhadap produk domestik bruto, atau setara dengan 5.22 persen ekonomi. Selain itu, sekitar 84.6 juta lapangan kerja didukung oleh industri pariwisata dan perhotelan pada 2023-24, menunjukkan peran penting sektor ini dalam penyerapan tenaga kerja.

Dengan peningkatan fasilitas dan fokus pada pengalaman pengunjung, pariwisata India bergerak menuju segmen bernilai lebih tinggi yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan durasi tinggal wisatawan.

Perkembangan yang terjadi menunjukkan bahwa kombinasi pembangunan infrastruktur, konektivitas yang lebih baik, dukungan digital dan promosi internasional memainkan peran kunci dalam menjadikan India sebagai pusat pariwisata global yang semakin menarik bagi berbagai segmen pelancong.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %