Chef Leo Spizzirri menghadirkan pengalamannya dari dapur ke halaman buku lewat Pizza Love, yang dijadwalkan terbit 23 Juni. Buku ini mengumpulkan teknik, sejarah, dan lebih dari seratus resep yang merefleksikan perjalanan karierya sebagai pizzaiolo.

Publik Austin sempat menyambutnya dengan antusias: Moderna Bar & Pizzeria, restoran yang dibukanya pada Desember 2025, dipilih pembaca sebagai Best New Restaurant pada April 2026. Kini Spizzirri membuka akses ke pengetahuannya bagi pembaca di mana pun melalui buku ini.
Dari oven restoran ke buku masak
Pengalaman Spizzirri tidak muncul tiba-tiba. Ia menempuh pendidikan di Scuola Italiana Pizzaioli dan bekerja di bawah bimbingan Graziano Bertuzzo selama hampir 15 tahun. Pengalaman panjang itu kemudian berbuah pengakuan profesional: pada 2018 ia diberi gelar Ambassador to the United States of America oleh Associazione Pizzaiuoli Napoletani.
Di Moderna, Spizzirri mengoperasikan fasilitas yang jarang ditemui di rumah makan biasa, termasuk custom pizza oven from Naples dan ruang adonan yang dikendalikan suhu dan kelembapannya, disebut “dough lab”. Meski demikian, buku ini dirancang agar teknik yang diajarkan dapat diadaptasi oleh tukang masak rumahan yang tidak memiliki peralatan kelas restoran.
Isi buku: lebih dari sekadar resep
Pizza Love memuat lebih dari 100 resep, namun bukan sekadar daftar kombinasi topping. Spizzirri menguraikan delapan gaya pizza yang berbeda, termasuk Neapolitan, Roman, New York, dan Chicago Tavern, lalu menyajikan resep yang dikenal luas dalam setiap gaya tersebut dengan beberapa sentuhan pribadinya. Selain pizza, ada beberapa resep sampingan seperti stromboli, calzone, focaccia, chicken cutlets, dan meatballs.
Buku ini juga menyuguhkan 51 halaman pengantar yang membahas sejarah pizza, aspek sains, alat, serta teknik. Bagian pengantar yang padat menjadikan Pizza Love lebih mirip buku ajar sekaligus buku resep: pembaca bisa langsung mengikuti resep untuk praktik cepat, tetapi mereka juga dapat mempelajari detail seperti suhu, jenis tepung, dan keunggulan metode pencampuran untuk mengejar hasil yang lebih sempurna.
Pendekatan mengajar dan kegunaan bagi pembaca
Spizzirri mengembangkan isi buku bukan hanya dari pengalamannya sendiri, melainkan juga umpan balik dari murid-muridnya. Pendekatan itu membuat banyak bagian bersifat praktis dan mudah diuji. Peter Reinhart, yang menulis pengantar untuk Pizza Love, menggambarkan gaya mengajar Spizzirri sebagai “rabbinical method of teaching”—mengisahkan pengalaman dan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lain—yang menempatkan buku ini sebagai semacam master class bagi pembaca yang ingin benar-benar memahami proses.
Bagi warga Austin, ada keuntungan lokal: tepung Rouge de Bordeaux yang digunakan Spizzirri di restoran diproduksi di Barton Springs mill di Dripping Springs, sehingga bahan serupa relatif mudah diperoleh bagi mereka yang ingin meniru resep restoran. Namun untuk sebagian besar pembaca, buku ini berperan sebagai peta teknis untuk menyesuaikan resep dengan peralatan dan bahan rumah.
Pizza Love kini dibuka untuk pra-pemesanan dalam format hardcover seharga $35 dan ebook $15.99, tersedia secara online. Buku ini ditujukan bagi yang ingin meningkatkan kemampuan membuat pizza, dari penggemar rumahan sampai koki yang ingin memperdalam teknik.
Dengan kombinasi resep, teori, dan pengalaman mengajar, Pizza Love menempatkan Leo Spizzirri tidak hanya sebagai pembuat pizza, tetapi juga sebagai pendidik yang membagikan ilmu yang telah dibentuk selama bertahun-tahun praktik dan pengajaran.



