PT Sasa Inti menegaskan kembali bahwa MSG aman dikonsumsi dan dapat membantu mengurangi penggunaan garam serta gula tanpa mengorbankan cita rasa. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers bertajuk #MSGYangBenar: “MSG, Satu Sendok, Sejuta Mitos” yang digelar di Alun-Alun Surabaya, Selasa (30/6/2026).

Melalui kampanye #MSGYangBenar, perusahaan berupaya meluruskan beragam anggapan yang selama puluhan tahun melekat pada Monosodium Glutamat (MSG). Dalam acara tersebut Sasa menegaskan posisi produk dan pesan utama kampanye yang ingin mengubah persepsi publik mengenai MSG.
Kampanye #MSGYangBenar sebagai respons terhadap mitos lama
Acara bertajuk #MSGYangBenar: “MSG, Satu Sendok, Sejuta Mitos” merupakan wadah bagi Sasa untuk menjelaskan tujuan kampanye dan menanggapi keraguan konsumen. Menurut pihak perusahaan, banyak anggapan negatif tentang MSG yang telah beredar selama puluhan tahun, sehingga perlu diluruskan secara terbuka agar konsumen mendapat informasi yang lebih jelas.
Sasa menyatakan bahwa kampanye ini tidak hanya soal membela produk, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang penggunaan bumbu secara lebih bijak. Dalam penjelasannya, perusahaan menekankan bahwa MSG dapat menjadi salah satu solusi praktis untuk menurunkan konsumsi garam dan gula tanpa mengurangi kenikmatan rasa makanan.
Pesan utama soal penggunaan garam dan gula
Dalam konferensi pers, Sasa menegaskan bahwa penerapan MSG dalam takaran yang tepat bisa membantu menjaga cita rasa masakan saat jumlah garam dan gula dikurangi. Pernyataan itu menjadi inti dari kampanye #MSGYangBenar, yang dihadirkan sebagai alternatif agar kebiasaan memasak lebih sehat tetap dinikmati konsumen.
Perusahaan menonjolkan bahwa perubahan kebiasaan rasa tidak harus berarti kehilangan kenikmatan pangan, sehingga solusi rasa seperti MSG diposisikan sebagai alat bantu untuk mencapai keseimbangan cita rasa dan kesehatan.
Upaya komunikasi dan edukasi publik
Sasa menyusun serangkaian kegiatan dalam kampanye #MSGYangBenar untuk menyasar khalayak yang berbeda, termasuk demonstrasi memasak dan sesi informasi di ruang publik. Langkah ini dimaksudkan untuk membuka dialog dengan konsumen dan menjawab kekhawatiran yang selama ini berkembang di masyarakat.
Selain penjelasan soal fungsi MSG dalam memasak, kampanye juga mempromosikan penggunaan bumbu secara proporsional sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih sehat, tanpa mengandalkan garam atau gula berlebih untuk mendapatkan rasa yang diinginkan.
Reaksi dan harapan perusahaan
Melalui kegiatan di Alun-Alun Surabaya pada 30 Juni 2026, PT Sasa Inti berharap pesan kampanye #MSGYangBenar dapat diterima lebih luas. Perusahaan menekankan pentingnya informasi yang akurat agar konsumen dapat membuat pilihan yang tepat dalam mengolah dan menikmati makanan sehari-hari.
Sasa menutup acara dengan harapan bahwa kampanye ini dapat ikut mengubah persepsi publik tentang MSG dan mendorong praktik memasak yang mengutamakan keseimbangan rasa dan kesehatan. Waktu akan menunjukkan sejauh mana inisiatif ini efektif dalam meredam mitos yang telah lama berkembang.
Konferensi pers di Alun-Alun Surabaya menjadi momen penting bagi perusahaan untuk tampil transparan dan menyuarakan kembali posisinya terkait penggunaan MSG dalam aktivitas kuliner sehari-hari.





















