Cegah Stunting Dimulai dari Rumah, Kata Ahli Gizi

Ilustrasi cegah stunting untuk artikel Cegah Stunting Dimulai dari Rumah, Kata Ahli Gizi
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Cegah stunting menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Kota Tangerang, 31 Agustus 2026 — Pencegahan stunting perlu dimulai di lingkungan keluarga, terutama melalui pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak. Hal ini disampaikan oleh Ahli Gizi Puskesmas Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, dr Een Resita, yang menekankan pentingnya peran rumah dalam upaya pencegahan tersebut.

Ilustrasi cegah stunting untuk artikel Cegah Stunting Dimulai dari Rumah, Kata Ahli Gizi

dr Een Resita menyatakan bahwa penanganan sejak dini dan perhatian keluarga menjadi langkah awal yang krusial. Pernyataan ini menggarisbawahi tanggung jawab keluarga dalam menjaga asupan dan kondisi tumbuh kembang anak agar risiko stunting dapat diminimalkan.

Makna gizi seimbang menurut ahli gizi

Menurut dr Een Resita, konsep gizi seimbang menjadi pusat dari upaya pencegahan stunting di rumah. Ia menyoroti bahwa perhatian pada asupan gizi setiap anak harus menjadi prioritas keluarga. Penekanan ini mengarah pada kebutuhan untuk memahami dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya, kata dr Een Resita.

Dalam pandangan ahli gizi tersebut, keluarga merupakan lingkungan pertama yang memengaruhi kebiasaan makan dan pola perawatan anak. Oleh sebab itu, tindakan pencegahan yang berkelanjutan di rumah dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan optimal setiap anak.

Peran orang tua dalam pencegahan

dr Een Resita turut menyoroti peran aktif orang tua dalam rangka mencegah stunting. Ia menegaskan bahwa keterlibatan keluarga dalam memastikan pemenuhan gizi dan memperhatikan kebutuhan anak menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya tersebut. Keluarga, menurutnya, memegang posisi strategis karena interaksi sehari-hari di rumah menentukan pola makan dan perawatan anak.

Pernyataan ahli gizi ini mengingatkan bahwa upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada intervensi eksternal, melainkan juga pada praktik dan perhatian yang diterapkan di lingkungan rumah tangga.

Implikasi bagi pelayanan kesehatan setempat

Pernyataan dr Een Resita dari Puskesmas Tanah Tinggi menunjukkan bahwa tenaga kesehatan melihat pentingnya sinergi edukasi di fasilitas kesehatan dan praktik keluarga di rumah. Ia menyampaikan bahwa upaya pencegahan yang efektif memerlukan kesadaran dan tindakan dari berbagai pihak, termasuk penguatan peran keluarga sebagai baris depan dalam menjaga gizi anak.

Pesan ini memberi penekanan pada pendekatan pencegahan yang berakar pada lingkungan keluarga, sebagai pelengkap layanan yang tersedia di fasilitas kesehatan setempat.

Di akhir penjelasannya, dr Een Resita kembali menegaskan bahwa langkah pencegahan stunting harus dimulai dari rumah melalui pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya peran aktif keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak. Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan memerlukan perhatian konsisten dari rumah dan dukungan dari layanan kesehatan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %